✨ Selamat Hari Raya Idul Fitrih 1445 H, Mohon Maaf Lahir & Bathin

Media Network
Lifestyle

Gelombang Kecintaan Taylor Swift Memasuki Ruang Kelas di Filipina

Penasaran dengan pesona Taylor Swift tak hanya terbatas di panggung, melainkan juga merambah ke dalam dunia pendidikan. Sebuah universitas ternama di Filipina meluncurkan kursus studi selebriti yang mengulas sosok penyanyi tersebut serta dampaknya terhadap budaya pop global.

Saat bintang tersebut menjelajahi Asia minggu ini, lebih dari 300 mahasiswa mendaftar untuk kursus pilihan di Universitas Filipina. Slot terbatas untuk kursus ini langsung terisi dalam hitungan menit, bahkan membuat administrasi universitas terpaksa membuka kelas tambahan.

“Dalam kursus ini, kami akan meneliti Taylor Swift sebagai seorang selebriti, memandangnya dari berbagai sudut pandang,” ujar Cherish Brillon, seorang profesor di departemen komunikasi siaran, setelah menyampaikan kuliah pertamanya.

Tak hanya menjadi pengajar, Brillon juga seorang “Swiftie” sejati, sebutan bagi penggemar fanatik penyanyi tersebut. Dia menegaskan bahwa kursus ini akan membahas bagaimana media menggambarkan Swift, serta bagaimana sosoknya dilihat di Filipina sebagai sebuah figur “transnasional”.

Tak heran, beberapa dari dua puluh empat mahasiswa yang mengikuti kursus ini memilih untuk mengenakan barang dagangan Swift dan menghiasi perlengkapan mereka dengan stiker bermotif penyanyi berprestasi 14 Grammy Awards.

“Saya ingin lebih mendalami isu-isu sosial yang terkait dengan Taylor Swift,” kata Shyne Cañezal, salah seorang mahasiswa yang merupakan penggemar berat Swift sejak masih sekolah dasar.

Tak hanya di Filipina, di Amerika Serikat, universitas-universitas ternama seperti Harvard, Stanford, dan Berklee College of Music juga telah menawarkan kursus yang membahas tentang Swift, mulai dari proses penulisan lagunya hingga analisis sastra terhadap karya-karyanya.

Sementara itu, Swift sendiri akan menyapa penggemar setia di Singapura dengan “Tur Era”, yang tiketnya terjual habis dalam waktu singkat. Lebih dari 300.000 tiket telah terjual kepada penggemar yang antusias, yang bahkan rela mengantri semalaman di tengah cuaca tropis yang menyengat.

JZ22AMI

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button