Pemerintah pusat memastikan percepatan investasi tambak udang vaname Boltara setelah Bappenas dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turun langsung meninjau lokasi di Pantai Lopon, Desa Biontong 1, Kecamatan Bolangitang Timur, Jumat (13/02/2026).
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara resmi masuk nominasi program strategis nasional pengembangan udang vaname dengan nilai investasi mencapai Rp500 miliar. Proyek tersebut dijadwalkan mulai dibangun April 2026 usai tahapan perencanaan dimatangkan.
Pusat Pastikan Kesiapan Teknis Proyek
Direktur Kelautan dan Perikanan Bappenas, Mohamad Rahmat Mulianda, menegaskan pemerintah pusat ingin memastikan seluruh aspek teknis benar-benar siap sebelum konstruksi dimulai.
“Kami memastikan perencanaan dan kesiapan teknis matang sebelum pelaksanaan,” ujarnya saat peninjauan lapangan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tinggal Hermawan, ikut menilai kondisi kawasan pesisir yang akan menjadi pusat budidaya modern tersebut.
Kunjungan ini sekaligus menandai sinergi konkret antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan sektor kelautan Sulawesi Utara.
Pemkab Boltara Tegaskan Lahan Sudah Tuntas
Sertifikat Resmi Atas Nama KKP
Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena, menegaskan daerah siap mendukung penuh investasi tambak udang vaname Boltara. Pemerintah daerah telah menuntaskan seluruh urusan lahan secara administratif.
“Untuk lahan tidak ada kendala. Sertifikat sudah terbit atas nama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia,” tegasnya.
Kepastian status lahan menjadi faktor penting agar proyek nasional tersebut bisa langsung masuk tahap pembangunan.
Dampak Ekonomi Besar bagi Masyarakat Pesisir
Proyek tambak udang vaname senilai Rp500 miliar diproyeksikan memberi efek berantai pada ekonomi daerah, antara lain:
- membuka lapangan kerja baru
- meningkatkan produksi perikanan budidaya
- memperkuat industri pengolahan hasil laut
- mendorong investasi turunan sektor kelautan
- menggerakkan ekonomi kawasan pesisir
Dengan skala industri modern, kawasan ini ditargetkan menjadi sentra budidaya udang di Sulawesi Utara.
Sinergi Pusat–Daerah Hadirkan Investasi Nyata
Kunjungan Bappenas dan KKP mempertegas hubungan kerja aktif antara pemerintah pusat dan Pemkab Boltara. Koordinasi tidak lagi sebatas perencanaan, tetapi berujung pada realisasi investasi dan pembangunan berkelanjutan.
Program ini sekaligus menempatkan investasi tambak udang vaname Boltara sebagai salah satu penggerak baru ekonomi maritim daerah.
