Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

Media Network
Lokalin

Pemkab Bolsel Gelar Asesmen Kepala Sekolah, Tegakkan Standar Profesionalisme

Disdikbud Bolsel menguji kompetensi 94 kepala SD dan SMP sebagai dasar penataan mutu pendidikan 2026

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan bergerak menata sektor pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, daerah ini menggelar Asesmen Kepala Satuan Pendidikan jenjang SD dan SMP tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara di Manado, Selasa (03/02/2026).

Asesmen menjadi instrumen strategis. Pemerintah ingin memastikan setiap kepala sekolah bekerja sesuai regulasi, kompeten, dan berorientasi pada peningkatan mutu belajar.

Sekda Tegaskan Kepemimpinan Berbasis Kompetensi

Sekretaris Daerah Bolsel, Marzanzius Arvan Ohy, membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah tidak boleh lahir dari kompromi, tetapi dari kualitas profesional.

“Kepala sekolah harus dipilih dan dievaluasi berdasarkan kompetensi. Dunia pendidikan bukan ruang coba-coba,” tegas Arvan.

Menurutnya, asesmen menjadi pintu awal menilai kapasitas pemimpin sekolah secara objektif. Hasilnya akan menentukan kelayakan penugasan ke depan.

Integritas Jadi Kunci

Arvan menekankan bahwa sekolah yang sehat dibangun dari kepemimpinan berintegritas. Tampilan luar tidak cukup tanpa manajemen internal yang kuat.

“Sekolah yang baik bukan yang tampak sibuk, tetapi yang tertata dari dalam dan dipimpin dengan kompetensi,” ujarnya.

Pesan itu menjadi garis tegas pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pendidikan berkualitas di Bolsel.

94 Kepala Sekolah Ikut Uji Kompetensi

Kepala Disdikbud Bolsel, Hj. Rante Hattani, menjelaskan asesmen merupakan amanat regulasi nasional. Tujuannya memetakan kekuatan dan kelemahan kepala sekolah sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan satuan pendidikan.

Sebanyak 94 peserta mengikuti kegiatan ini. Rinciannya 73 kepala SD dan 21 kepala SMP. Program berlangsung enam hari, 2–7 Februari 2026, dengan dukungan anggaran dari Dana BOSP dan DPA Disdikbud Bolsel.

“Asesmen memberi umpan balik nyata bagi pengembangan kepemimpinan sekolah,” jelas Rante di hadapan Kepala BPMP Sulut Febry Dien dan jajaran pejabat daerah.

Langkah Menuju Pendidikan Berkualitas

Program ini diharapkan menjadi fondasi reformasi pendidikan Bolsel. Pemerintah menargetkan kepala sekolah mampu mengelola kurikulum, sumber daya, dan budaya belajar secara profesional.

Dengan asesmen terukur, penempatan pimpinan sekolah akan lebih objektif. Bolsel ingin memastikan setiap ruang kelas dipimpin oleh figur yang tepat, berintegritas, dan berpihak pada masa depan siswa.

Yuni Supit

Seorang ibu rumah tangga yang suka menulis dan traveling

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button