Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

Media Network
Lokalin

Rakor Penyuluhan Pertanian Digelar, Pemkab Bolmong Perkuat Peran Penyuluh

Penyerahan SK Koordinator BPP Jadi Langkah Strategis Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan

Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyuluhan Pertanian yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kamis (29/01/2026). Agenda ini menjadi langkah awal memperkuat barisan penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian daerah.

Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya memperkuat sistem penyuluhan demi mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan petani di lapangan.

Penyuluh Jadi Kunci Implementasi Program Pertanian

Rakor ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow, jajaran pengelola penyuluhan, tim kerja provinsi Sulawesi Utara, serta tim kerja tingkat kabupaten. Hadir pula para koordinator BPP se-Bolaang Mongondow dan seluruh Penyuluh Pertanian ASN.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow, Tonny S. Toligaga, menegaskan bahwa keberhasilan program pertanian sangat ditentukan oleh kekuatan koordinasi penyuluh di lapangan.

“Penyuluh pertanian adalah garda terdepan pembangunan sektor pertanian. Koordinasi yang solid dan pemahaman yang sama akan memastikan setiap program Kementerian Pertanian berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Tonny.

SK Koordinator BPP Perkuat Struktur dan Tanggung Jawab

Selain forum koordinasi, penyerahan SK Koordinator BPP menjadi momen penting dalam kegiatan ini. Langkah tersebut menandai penguatan peran koordinator dalam mengatur, mengawasi, dan menyinergikan kegiatan penyuluhan di wilayah kerja masing-masing.

Ketua Tim Kerja Provinsi Sulawesi Utara menilai penguatan kelembagaan penyuluhan sebagai bagian dari transformasi nasional sektor pertanian.

“Koordinator BPP memegang posisi strategis. Mereka harus mampu mengintegrasikan penyuluhan, adaptif terhadap teknologi, dan menjawab tantangan pertanian modern,” ujarnya.

Dorong Sinergi dan Kinerja Penyuluh

Rakor ini bertujuan mendorong peran aktif penyuluh dalam mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, mempererat sinergi antara Kementerian Pertanian RI dan Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow, serta meningkatkan kinerja penyuluh secara menyeluruh.

Melalui diskusi, arahan teknis, dan penyamaan persepsi, pemerintah berharap penyuluhan pertanian ke depan berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Dampak akhirnya diharapkan nyata: produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin membaik di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Refli Puasa

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button