Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

Media Network
Titik

Tragedi PETI Paku Selatan: Seorang Penambang Tewas Misterius

Polisi Selidiki Luka di Punggung Korban, Warga Ragukan Dugaan Bunuh Diri

Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Paku Selatan, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara kembali merenggut nyawa. Seorang penambang bernama Candri Wartabone alias Ano ditemukan meninggal dengan luka mencurigakan di tubuhnya, Kamis (5/2/2026).

Peristiwa itu terjadi pada malam hari di area lubang tambang ilegal. Warga yang pertama mengetahui kejadian langsung mengevakuasi korban menuju RSUD Tomogau pada dini hari.

Luka di Punggung Picu Tanda Tanya

Sejumlah saksi melihat ada luka tusuk di bagian belakang korban. Kondisi itu memicu spekulasi di kalangan warga. Sebagian menyebut korban mengakhiri hidup, namun banyak yang meragukan dugaan tersebut.

“Kalau melihat posisi lukanya, sulit diterima itu bunuh diri,” ujar beberapa warga yang menyaksikan jenazah di rumah sakit. Mereka menilai perlu penyelidikan medis untuk memastikan penyebab kematian.

Korban tiba di titik penyeberangan sekitar pukul 05.00 WITA sebelum dibawa ke RSUD. Saat dievakuasi, Ano sudah tidak bernyawa.

Sosok Korban Dikenal Pendiam

Rekan sesama penambang mengenang korban sebagai pribadi baik. Ano jarang terlibat konflik dan lebih banyak bekerja dalam diam.

“Orangnya pendiam, tidak banyak bicara kalau tidak diajak. Dia juga termasuk rapi dan menjaga diri di lokasi,” tutur seorang penambang.

Kabar kematian mendadak itu mengguncang keluarga dan warga desa. Tangis kerabat pecah di ruang persemayaman, sementara para penambang silih berganti datang memberi penghormatan terakhir.

Aparat Amankan Lokasi

Personel Polres Bolmut bersama TNI terlihat berjaga di sekitar RSUD dan area terkait. Aparat mulai mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap kronologi sebenarnya.

Kasus ini kembali menyoroti risiko besar aktivitas PETI yang marak di wilayah Bolmong Utara. Minimnya pengawasan dan standar keselamatan sering memicu konflik hingga korban jiwa.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum memberikan pernyataan resmi. Publik menunggu hasil autopsi dan penyelidikan untuk menjawab misteri kematian Ano.

Refli Puasa

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button