BUMDes Tunas Muda Kopi Produksi Ratusan Telur per Hari, Dongkrak Ekonomi Desa

Peternakan ayam petelur serap tenaga kerja lokal dan siap perluas pemasaran ke pasar kecamatan

BUMDes Tunas Muda Kopi produksi telur ratusan butir setiap hari melalui unit peternakan ayam petelur yang dikelola mandiri. Usaha ini langsung menjadi sumber pemasukan desa sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga.

Produksi stabil karena pengelola menjaga kualitas pakan dan kebersihan kandang. Permintaan tinggi membuat stok hampir selalu habis terjual ke warung dan masyarakat sekitar.

“Produksi harian stabil dan kualitas tetap kami jaga,” ujar Sekretaris BUMDes Asri Lundeto, Rabu (18/2/2026).

Serap Tenaga Kerja dan Penuhi Kebutuhan Pangan

Unit usaha ayam petelur desa melibatkan tenaga kerja lokal. Mereka menangani pemberian pakan, perawatan kandang, sortir, hingga pengemasan telur.

Keberadaan usaha ini tidak hanya menambah pendapatan desa dari peternakan, tetapi juga membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

BUMDes mulai beroperasi akhir Desember 2025 dan langsung menunjukkan perkembangan positif dalam dua bulan terakhir.

Siap Tambah Populasi Ayam dan Perluas Pasar

Target Pasar Tradisional Kecamatan

Pengelola merencanakan peningkatan populasi ayam untuk memperbesar kapasitas produksi. Langkah ini akan memperluas pemasaran telur desa ke pasar tradisional di wilayah sekitar.

Dukungan Pemerintah Desa

Pemerintah desa memberi dukungan penuh sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dan penguatan kemandirian.

BUMDes Optimistis Jadi Contoh Usaha Produktif

Dengan manajemen teratur dan produksi konsisten, BUMDes Tunas Muda Kopi produksi telur secara berkelanjutan dan berpotensi menjadi model pengembangan BUMDes produktif.

Pengelola menilai usaha ini mampu tumbuh jangka panjang sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Exit mobile version