Pawai Obor Ramadhan Modayag Barat Meriahkan Malam Nisfu Sya’ban

Ribuan Warga Padati Jalan Trans Sulawesi Sambut Bulan Suci

Ribuan warga memadati Jalan Trans Sulawesi saat Pawai Obor Ramadhan Modayag Barat digelar pada Minggu malam di Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Tradisi tahunan ini menandai datangnya bulan suci sekaligus menjadi momentum kebersamaan masyarakat.

Pemuda, pelajar, dan pemerintah setempat menggelar pawai secara kolaboratif. Peserta berjalan kaki sambil membawa obor dan melantunkan selawat serta lagu religi.

Tradisi Tahunan Sambut Ramadan

Kegiatan berlangsung bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban, waktu yang kerap dipilih masyarakat untuk menyambut Ramadhan. Sepanjang rute, warga berdiri di tepi jalan menyambut rombongan dengan antusias.

Sebagian warga menyalakan kembang api yang menerangi langit malam. Suasana berubah meriah, penuh sorak dan ucapan “Marhaban ya Ramadhan”.

“Momen ini selalu kami tunggu setiap tahun,” ujar Devi, warga Desa Bongkudai.

Jalan Raya Lumpuh Hampir Tiga Jam

Arus kendaraan di Trans Sulawesi sempat tersendat. Ribuan peserta memenuhi badan jalan hingga menimbulkan kemacetan panjang.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Boltim mengawal jalannya acara untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

Warga Sajikan Jamuan di Sepanjang Rute

Masyarakat Modayag Bersatu tidak hanya menonton. Mereka menyediakan kue, makanan, dan minuman bagi peserta pawai.

Kehadiran jamuan sederhana itu memperkuat nuansa kebersamaan dan gotong royong menjelang bulan puasa.

Agenda Rutin Menjelang Ramadhan

Pawai Obor Ramadhan Modayag Barat menjadi kegiatan tahunan yang digagas pemuda dan pelajar setempat bersama pemerintah kecamatan. Tradisi ini terus dipertahankan sebagai simbol suka cita menyambut bulan penuh berkah.

Kegiatan tersebut tidak hanya bernilai religi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Exit mobile version