Era Baru Formula 1 Dimulai Diam-Diam di Barcelona, Keandalan Mobil Jadi Sorotan

Uji Coba Tertutup Tanpa Penonton Picu Spekulasi Masalah Teknis Mobil F1 Generasi Terbaru

Formula 1 resmi memasuki era regulasi baru melalui uji coba tertutup di Spanyol. Namun, langkah awal ini justru berlangsung tanpa sorotan publik. Sepuluh mobil F1 generasi terbaru mulai diuji di Barcelona sejak Senin, di tengah kekhawatiran serius soal keandalan teknis.

F1 menutup akses bagi penggemar dan media selama lima hari pengujian. Tidak ada siaran televisi penuh. Tidak ada hasil resmi. Hanya potongan gambar singkat dari penyiar internal F1. Situasi ini kontras tajam dengan peluncuran spektakuler musim lalu di London yang dihadiri ribuan penggemar dan selebritas.

Musim ini, Formula 1 sebenarnya memiliki 11 tim, menyusul masuknya Cadillac. Namun, hanya 10 tim yang hadir di Barcelona setelah Williams belum merampungkan mobilnya tepat waktu.

Minimnya informasi membuat sulit menilai siapa yang paling siap menghadapi regulasi F1 terbaru. Penilaian performa baru akan benar-benar terlihat pada tes resmi kedua di Bahrain bulan depan, saat fokus bergeser dari sekadar keandalan ke kecepatan murni.

Alasan utama F1 menutup uji coba ini berkaitan langsung dengan risiko teknis. Sejumlah desain mobil benar-benar baru dinilai belum cukup stabil untuk ditampilkan ke publik. F1 pun menghindari kemungkinan kesan negatif di awal era baru.

Menariknya, F1 kini menyebut agenda ini sebagai “Barcelona Shakedown”, bukan lagi “private test”. Istilah tersebut biasanya digunakan untuk uji jarak pendek guna memastikan sistem dasar bekerja, bukan pengujian intensif berhari-hari seperti yang berlangsung saat ini.

Beberapa tim, termasuk Ferrari, memang sudah memperlihatkan mobil 2026 mereka melalui sesi promosi terbatas. Namun, perubahan besar masih akan dilakukan sebelum balapan pembuka di Australia pada Maret.

Sikap berbeda ditunjukkan McLaren. Juara bertahan itu memberi sinyal bahwa desain yang dibawa ke Barcelona sudah mendekati spesifikasi balap. Meski demikian, McLaren memilih tidak turun lintasan pada hari pertama demi memaksimalkan waktu pengembangan. “Kami ingin memberi ruang sebanyak mungkin untuk penyempurnaan mobil,” kata bos tim McLaren, Andrea Stella.

Sementara itu, tim-tim lain seperti Red Bull baru sebatas memamerkan livery baru pada mobil replika. Karena itu, uji coba Barcelona menjadi fase krusial yang menentukan arah pengembangan mereka.

Pertanyaan pun muncul: apakah kekhawatiran soal keandalan berlebihan?

Dengan mesin generasi baru, sistem baterai yang sepenuhnya berbeda, serta mobil yang lebih ringan dan lebih kecil, risiko kegagalan teknis memang lebih tinggi dibandingkan musim-musim sebelumnya. Tak heran jika Formula 1 memilih melangkah hati-hati dalam membuka era barunya.

Exit mobile version