Persaingan sengit terjadi di bursa transfer Eropa. Liverpool dan Real Madrid sama-sama membidik Adam Wharton, gelandang muda milik Crystal Palace. Minat dua raksasa tersebut membuat nilai transfer Wharton melonjak drastis.
Laporan dari media Spanyol menyebut Real Madrid siap mengajukan tawaran hingga 100 juta euro. Klub berjuluk Los Blancos itu tak hanya menawarkan uang besar, tetapi juga menjanjikan peran sentral di lini tengah. Tawaran tersebut membuat posisi Liverpool kian terdesak.
Wharton kini menjadi salah satu komoditas terpanas di Premier League. Di usia 21 tahun, ia tampil tenang, disiplin, dan matang dalam mengatur ritme permainan. Performa konsistennya menarik perhatian klub-klub elite yang membutuhkan kontrol dan keseimbangan di sektor tengah.
Crystal Palace berada di posisi menguntungkan. Manajemen berharap duel Liverpool dan Real Madrid menciptakan “perang harga” yang menguntungkan klub. Semakin lama ketertarikan dua raksasa itu bertahan, semakin besar peluang Palace mendapatkan nilai transfer maksimal.
Liverpool Butuh Pengendali Lini Tengah
Bagi Liverpool, Adam Wharton bukan sekadar target jangka panjang. Ia diproyeksikan sebagai solusi nyata untuk lini tengah. Kehadirannya bisa membebaskan peran gelandang lain seperti Ryan Gravenberch agar lebih agresif ke depan. Wharton dinilai mampu menjadi poros permainan yang selama ini dicari The Reds.
Musim berjalan kurang ideal bagi Liverpool. Peluang juara menipis, tekanan terhadap pelatih Arne Slot meningkat, dan kebutuhan akan penyegaran skuad tak bisa ditunda. Mendatangkan Wharton bisa menjadi langkah krusial untuk mengembalikan daya saing klub di level tertinggi.
Real Madrid pun memiliki masalah serupa. Sejak era Luka Modric dan Toni Kroos meredup, Los Blancos kerap kehilangan kontrol di lini tengah. Wharton dianggap cocok mengisi celah tersebut. Kini, pertanyaannya sederhana: siapa yang paling siap-secara finansial dan proyek jangka panjang-untuk memenangkan tanda tangan sang gelandang muda?
